Perencanaan Pembangunan Sektor Perikanan Fokus Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat
POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUTAI KARTANEGARA- Perencanaan pembangunan pada sektor perikanan di APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Perubahan 2023 lebih fokua untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan dan pengentasan kemiskinan.
Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar Sy. Vanesa Vilna melalui Kabid Ekonomi Bagus mengatakan, banyak program atau rencana kerja yang akan direalisasikan pada APBD Perubahan 2023 khususnya melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kukar.
"Seperti program fasilitasi 25 ribu nelayan, program tersebut merupakan program Bupati Kukar yang masuk kedalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026," kata Bagus kepada Poskotakaltimnews, di ruang kerjanya, Senin (31/7/2023).
Sehingga program tersebut harus dilakukan percepatan. Ada juga program restoking, restoking itu penebaran bibit ikan di sungai. Karena ada sebagian jenis ikan dinilai mulai berkurang untuk hasil tangkapnya.
"Hal itu bisa disebabkan karena terjadi penyetruman liar, dan beberapa faktor lain. Kemudian pemberian bantuan kepada nelayan miskin dengan sasaran sekitar 5000 nelayan," sebutnya.
Pemberian bantuan kepada nelayan miskin ini, sebagai upaya pengentasan kemiskinan. Dalam hal ini Pemkab Kukar mendorong untuk penyelesaian pembangunan Tempat Pelelangan Ikan.
"Kita belum melihat progres pembangunan TPI itu sejauh mana, kedepan akan kita tinjau langsung ke lapangan. Tapi hal ini kita dorong untuk penyelesaiannya," tuturnya.
Dirinya berharap, apa yang telah direncanakan oleh DKP bisa direalisasikan dengan baik, dan tepat sasaran, tepat guna dan mutu. Artinya yang sudah direncanakan pada APBD Perubahan 2023 jangan keluar dari jalur perencanaan.(riz/adv)